02
Ketika berwudhu
Tidak sekadar bersuci
“ hai orang-orang yang
beriman, apabila kamu hendak mengerjakan sholat, maka basuhlah mukamu
dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai
kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau
dalam perjlanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh
perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan tanah yang
bai (bersih); saulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. ALLaH tidak hendak
menyulitkan kamu, tetapi DIA hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan
nikmat-NYA bagimu supaya kamu bersyukur. “ (QS. Al-maidah
ayat 6)
Kita pati bertanya-tanya, mengapa kita diperintahkan
wudhu terlebih dahulu sebelum mengerjakan shalat? Apa manfaat wudhu bagi kita? Sementara kita yakin, pastilah Allah memerintahkan
manusia melakukan sesuatu bukan untuk kesia-siaan semata.
Secara teologis kita bisa temukan manfaat berwudhu
bagi manusia. Hadist-hadist nabi Muhammad saw membicarakan keuntungan berwudhu.
Rasulullah bersabda
: “ bila seorang hamba mukmin berwudhu, dia
membasuh mukanya, maka keluarlah semua kesalahannya bersama tetesan air yang
terakhir yang bisa ia lihat dengan matanya. Demikian itu pula tatkala dia
membasuh kedua tangannya, maka keluarlah semua kesalahannya yang diperbuat
dengan tangannya tetesan air yang terakhir. Demikian pula tatkala dia membasuh
kedua kakinya, maka keluarlah semua kesalahan yang diperbuat dengan kakinya
bersama tetesan air yang terakhir hingga bersihlah
dosa-dosanya setelah dia selesai wudhu “
Dalam hadist yang lain dikatakan: “ sesungguhnya umatku
pada hari
kiamat akan dipanggil
dengan tanda kecermelangan diwajah akibat wudhu.
Barang siapa diantara kamu yang dapat memperpanjang kecermelangannya, silahkan
berwudhu. “
Secara lebih terperinci lagi, sesungguhnya
bagian-bagian tubuh yang terbasuh ketika seorang berwudhu, juga mengandung
isyarat-isyarat tertentu berkenaan dengan kesehatan manusia. Sebelum berwudhu
misalnya kita disunahkan untuk berkumur-kumur dan memasukan air kedalam hidung.
Berkumur-kumur
dalam bersuci nerarti membersihkan rongga mulut dari penularan penyakit. Setiap
hari manusia mengunyah makanan dan biasanya selalu ada sisa yang menyelip
diantara sela-sela gigi. Bila tidak di bersihkan sisa itu akan menjadi media
pertumbuhan kuman. Dengan berkumur-kumur secara benar dan dilakukan lima kali
sehari berarti tanpa kita sadari dapat mencegah infeksi gigi dan mulut. Selain
itu, berkumur-kumur berfungsi menjaga mulut dan tenggorokan dari radang dan
gusi dari luka.
Sebelum berwudhu, seorang muslim juga disunahkan
untuk Istinsyaq yaitu, menghirup air dengan lubang hidung, melalui lubang
hidung sampai ketengorokan bagian hidung (nasofaring).
Fungsinya untuk membersihkan selaput dan lendir hidung yang tercemar oleh udara
kotor dan juga kuman. Berkenaan dengan hal ini, sebuah penelitian di Fakultas
Kedokteran di Iskandariyah Mesir, bekerja sama dengan kelompok peneliti ilmiah
dan teknologi melakukan penelitian dan hasilnya ditemuan bahwa hidung bagian
dalam yang tak pernah dibasuh air , debu dan kotoran menjadi sarangnya kuman.
Sasaran selanjutnya adalah membasuh
kepala. Sebuah peneliian kedoktera menyatakan bahwa membasuh kepala
ketika berwudhu rupanya berpengaruh untuk menjernihkan otak. Ketika emosi
sedang marah,air wudhu yang membasuh kepala dapat meredamkan
emosi kita dan menyeimbangkan hormon stress dalam tubuh.
Membasuh kedua telapak kaki dengan memijat secara
baik dapat mendatangkan perasaan tenang dan nyaman, karena telapak kaki merupakan
cerminan seluruh perangkat tubuh. Ini merupakan
salah satu rahasia timbulnya perasaan tenang dan nyaman yang disarankan seorang
muslim setelah berwudhu.

No comments:
Post a Comment