Sunday, 6 July 2014

Malaikat yang masuk sebelum Munkar dan Nakir

Malaikat yang masuk
sebelum Munkar dan Nakir


Malaikat yang masuk sebelum Munkar dan Nakir ? memangnya ada? Apakah benar sebelum munkar dan nakir ada malaikat yang masuk terlebih dahulu? Dan apakah malaikat ini akan menyiksa atau tidak? Kalau bgitu, coba kita simak yang di bawah ini dahulu.
Bismillahirrahmannirahim..
          Abdullah bin salam meriwayatkan : sebelum malaikat munkar dan nakir datang ke dalam kubur maka ada malaikat yang lebih dulu yang mendatangi mayit. Malaikat ini wajahnya cemerlanng seperti matahari, malaikat ini bernama malaikat “ Rumman “. Ia duduk di dekat mayit sambil berkata : “ tulislah perbuatanmu dari yang baik maupun yang buruk! “. Lantas mayit itu bertanya : “ dimana aku menulis ?. mana pena dan tinta ku ?”. malaikat itu berkata : “ air liurmu adalah tintamu, jarimu sebagai penamu “. Mayit kemudian bertanya lagi : “ diatas apa aku menulis, padahal aku tidak mempunyai buku ?”. malaikat tadi kemudian merobek kain kafan sang mayit, lalu di berikannya kpd si mayit tersebeut seraya berkata : “ ini adalah bukumu dan tulislah”.
          Kemudaian mayit menulisi seluruh amal yang pernah dilakukan semasa hidupnya didunia tentang kebaikannya. Ketika sampai pada kejelekannya ia merasa malu untuk menulisnya. Malaikat lantas bertanya : “ wahai orang yang bersalah, kenapa kamu tidak merasa malu kepada zdat yang menciptakanmu dalam melakukan keburukan didunia, sekarang kamu malu kepadaku.” Malaikat itu langsung menghantam gadanya dan langsung menghantam si mayit.
          Setelah di hantam gada, si mayit berkata : “ bangunkanlah aku sehingga aku dapat menulisi kejelekanku “. Akhirnya si mayit menulis segala kejelekannya. Selanjutnya malaikat memerintahkan mayit untuk melipat kain kafan yang dia tulis tadi dan menstempelnya. Si mayit lantas bertanya : “ dengan apa aku menstempelnya, padahal aku tidak mempunyai stempel ?“. malaikat berkata :” stempellah buku catatanmu itu dengan kukumu “. Akhirnya si mayit mengstempel bukunya itu dengan kukunya, kemudian si mayit menggantungkan bukunya di lehernya sampai hari kiamat. Sebagaimana keterangan dalam firman Allah SWT berikut  yang artinya:

Yang artinya :
 Dan tiap-tiap manusia itu Telah kami tetapkan amal perbuatannya (sebagaimana tetapnya kalung) pada lehernya. dan kami keluarkan baginya pada hari kiamat sebuah Kitab yang dijumpainya terbuka.
               setelah itu, masuklah malaikat munkar dan nakir kedalam kubur seperti cara masuknya malaikat yang sebelumnya. Ketika orang yang ahli maksiat itu melihat bukunya dihari kiamat, maka Allah memerintahkan untuk membancanya. Lalu hamba itu membaca catatan amal kebaikannya-kebaikannya, ketika sampai pada keburukannya ia terdiam. Allah lantas bertanya : ” kenapa kamu tidak membaca “. Hamba itu menjawab : “ aku merasa malu padaMU “. Allah kemudian berfirman : “ kenapa kamu tidak malu melakukan maksiat sewaktu didunia, sekarang kamu baru merasa malu padaKU “. Si mayit kemudian menyesal dengan penyesalan yang sia-sia. Setelah itu Allah berfirman kepada malaikatnya : “ ambillah hamba ini dan belenggulah, kemudian lemparkanlah dia kedalam neraka “.

Suhanallah,, setelah membaca penjelasan td kita jadi lebih tahu, dan semoga kita bukan termasuk orang-orang yang malu akan catatan kita sendir nanti di hadapan Allah SWT. Amiiiin




No comments:

Post a Comment